Jumat, 20 Januari 2012

Rekor Muri Ski Air Terpanjang di Kaltim

Pemprov Kaltim akan mengukir rekor di Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam penyelenggaraan lomba ski air terpanjang, yakni mulai Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara hingga Kota Samarinda. “Lomba ski air akan digelar pada 22 Januari 2011 di Sungai Mahakam dengan panjang tempuh mencapai 42 kilometer Tenggarong- Samarinda,” kata Kepala Dinas Olahraga Kalimantan Timur (Kaltim) Masrihadi di Samarinda, Jumat.
Menurut Masrihadi, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kaltim ke-54, sementara jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini belum diketahui karena masih dalam proses pendataan.
Namun demikian, pihaknya akan mengundang semua pe-ski air di semua daerah di Indonesia guna meramaikan acara tersebut. Dia juga belum bisa menyebutkan nilai hadiah yang akan diberikan bagi pemenang lomba tersebut.
Total dana yang digunakan bagi penyelenggaraan HUT Pemprov Kaltim mencapai Rp1,5 miliar ditambah dengan sumbangan dari PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan sejumlah perusahaan lain yang nilainya juga belum diketahui.
Menurutnya, sebelumnya lomba ski air terpanjang di Indonesia belum pernah tercatat di MURI, sehingga pihaknya optimis kegiatan yang akan digelar tersebut bisa tercatat dalam sejarah di museum tersebut.
Selain akan mengukir rekor MURI untuk ski air, Pemprov Kaltim juga diharapkan mampu mencatat rekor MURI melalui penanaman sejuta pohon yang disesuaikan dengan program “Kaltim Green” untuk menurunkan emisi gas.
Penanaman sejuta pohon akan dilakukan oleh seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Kaltim dan semua PNS di 14 kabupaten maupun kota di daerah masing-masing.
Sementara penanaman pohon perdana sebagai tanda dimulainya penanaman sejuta pohon, akan dilakukan oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak di Stadion Utama Palaran, Samarinda pada 13 Januari 2011.
Dua kegiatan tersebut merupakan sebagian kecil dari sejumlah kegiatan yang akan digelar selama Januari dalam rangka HUT Kaltim. Kegiatan lain yang akan digelar seperti bersih-bersih lingkungan, lari 10 kilometer, pentas hiburan rakyat dan lainnya.

Dayak Kayan Kampung Miau

Berbicara mengenai suku Dayak, cukup menarik dan membudaya. Yuukk dibaca :) 

Suku Kayan adalah suku Dayak dari rumpun Kenyah-Kayan-Bahau yang berasal dari Sarawak. Ketika memasuki Kalimantan Timur suku Dayak Kayan pertama-tama menetap di daerah Apau Kayan di daerah aliran sungai Kayan, karena alasan perang antar suku dan mencari daerah yang lebih subur serta daerah asal (Apau Kayan) yang sangat tertinggal dan terisolir, suku Kayan meninggalkan Apau Kayan yang telah mereka tempati selama 300 tahun dan bermigrasi menuju daerah-daerah yang lebih maju agar dapat lebih berkembang kehidupannya, yaitu sekarang menetap di daerah aliran sungai Wahau (daerah Suku Wehea) di Kabupaten Kutai Timur terutama di Desa Miau Baru sejak tahun 1969.
Diperkirakan pada zaman Kerajaan Kutai Martadipura (Kutai Mulawarman), suku Kayan belum memasuki Kalimantan Timur. Kemungkinan suku Kayan ini termasuk salah satu suku yang belakangan memasuki pulau Kalimantan dari pulau Formosa (Taiwan).
Beberapa hari yang lalu saya sempat berbincang-bincang dengan Kepala Suku Dayak Kayan, saat itu mereka sedang tampil di acara Mengangkat Kebudayaan suku Dayak Kayan di Samarinda. Untuk menuju ke Kampung Miau tempat Dayak Kayan tinggal dibutuhkan waktu kurang lebih 12 jam dari Samarinda menuju Desa Miau Baru (perbatasan Kutim dengan Berau). Untuk menuju kesana bisa menggunakan bis atau mobil carteran (diutamakan menggunakan mobil double gardan) karena akses jalan kesana masih rusak, apalagi kalau habis hujan.

Kepala Suku Dayak Kayan

kepala suku dayak kayan

Nenek Suku Dayak Kayan

dayak kayan

Tarian Perang Suku Dayak Kayan

tari perang dayak
dayak kayan
tari perang dayak

Maskot Kota Samarinda

Pesut Mahakam


Pesut Mahakam adalah maskot kota Samarinda. Namun saat ini Pesut Mahakam tidak terlihat lagi di sepanjang sungai Mahakam kota Samarinda. Pesut Mahakam terdesak oleh kemajuan kota dan pindah ke hulu sungai. Populasi Pesut Mahakam semakin menurun dari tahun ke tahun. Bahkan menurut sebuah penelitian, Pesut Mahakam sekarang tinggal 50 ekor. Jika tidak dilakukan antisipasi dan pelestarian, maka dalam waktu beberapa tahun saja Pesut Mahakam akan punah, menyusul pesut dari Sungai Irrawaddy dan Sungai Mekong yang sudah terlebih dahulu punah dan Pesut Mahakam adalah pesut air tawar terakhir yang hidup di planet bumi.

Pemerintahan Kota Samarinda

Dibentuk dan didirikan pada tanggal 21 Januari 1960, berdasarkan UU Darurat No. 3 Tahun 1953, Lembaran Negara No. 97 Tahun 1953 tentang Pembentukan daerah-daerah Tingkat II Kabupaten/kotamadya di Kalimantan Timur.

Semula Kodya Dati II Samarinda terbagi dalam 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Samarinda Ulu, Samarinda Ilir, dan Samarinda Seberang. Kemudian dengan SK Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Provinsi Kalimantan Timur No. 18/SK/TH-Pem/1969 dan SK No. 55/TH-Pem/SK/1969, terhitung sejak tanggal 1 Maret 1969, wilayah administratif Kodya Dati II Samarinda ditambah dengan 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Palaran, Sanga-Sanga, Muara Jawa dan Samboja. Saat ini Samarinda terdiri dari 6 kecamatan, tidak termasuk Sanga-Sanga, Muara Jawa dan Samboja, ketiganya masuk dalam Kabupaten Kutai Kartanegara.
Setelah PP No. 38 Tahun 1996 terbit, wilayah administrasi Kodya Dati II Samarinda mengalami pemekaran, semula terdiri dari 4 kecamatan menjadi 6 kecamatan, yaitu:
* Kecamatan Samarinda Ilir dengan 13 kelurahan,
* Kecamatan Samarinda Utara dengan 6 kelurahan,
* Kecamatan Samarinda Ulu dengan 8 kelurahan,
* Kecamatan Samarinda Seberang dengan 8 kelurahan
* Kecamatan Sungai Kunjang dengan 7 kelurahan, dan
* Kecamatan Palaran dengan 5 kelurahan.

Rencananya kecamatan dan kelurahan tersebut akan dimekarkan kembali.
Berdasarkan Perda Kota Samarinda No. 1 Tahun 1988, tanggal 21 Januari 1988, ditetapkan Hari Jadi Kota Samarinda adalah tanggal 21 Januari 1668. Penetapan ini bertepatan dengan Peringatan Hari Jadi Kota Samarinda ke-320.
 

Sejarah Kota Samarinda

Pada saat pecah perang Gowa, pasukan Belanda di bawah Laksamana Speelman memimpin angkatan laut menyerang Makasar dari laut, sedangkan Arupalaka yang membantu Belanda menyerang dari daratan. Akhirnya Kerajaan Gowa dapat dikalahkan dan Sultan Hasanudin terpaksa menandatangani perjanjian yang dikenal dengan ” PERJANJIAN BONGAJA” pada tanggal 18 Nopember 1667.

Sebagian orang-orang Bugis Wajo dari kerajaan Gowa yang tidak mau tunduk dan patuh terhadap isi perjanjian Bongaja tersebut, mereka tetap meneruskan perjuangan dan perlawanan secara gerilya melawan Belanda dan ada pula yang hijrah ke pulau-pulau lainnya diantaranya ada yang hijrah ke daerah kerajaan Kutai, yaitu rombongan yang dipimpin oleh Lamohang Daeng Mangkona (bergelar Pua Ado yang pertama). Kedatangan orang-orang Bugis Wajo dari Kerajan Gowa itu diterima dengan baik oleh Sultan Kutai.
Atas kesepakatan dan perjanjian, oleh Raja Kutai rombongan tersebut diberikan lokasi sekitar kampung melantai, suatu daerah dataran rendah yang baik untuk usaha Pertanian, Perikanan dan Perdagangan. Sesuai dengan perjanjian bahwa orang-orang Bugis Wajo harus membantu segala kepentingan Raja Kutai, terutama didalam menghadapi musuh.

Semua rombongan tersebut memilih daerah sekitar muara Karang Mumus (daerah Selili seberang) tetapi daerah ini menimbulkan kesulitan didalam pelayaran karena daerah yang berarus putar (berulak) dengan banyak kotoran sungai. Selain itu dengan latar belakang gunung-gunung (Gunung Selili).
Dengan rumah rakit yang berada di atas air, harus sama tinggi antara rumah satu dengan yang lainnya, melambangkan tidak ada perbedaan derajat apakah bangsawan atau tidak, semua “sama” derajatnya dengan lokasi yang berada di sekitar muara sungai yang berulak, dan di kiri kanan sungai daratan atau “rendah”. Diperkirakan dari istilah inilah lokasi pemukiman baru tersebut dinamakan SAMARENDA atau lama-kelamaan ejaan “SAMARINDA“. 

Orang-orang Bugis Wajo ini bermukim di Samarinda pada permulaan tahun 1668 atau tepatnya pada bulan Januari 1668 yang dijadikan patokan untuk menetapkan hari jadi kota Samarinda. Telah ditetapkan pada peraturan Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Samarinda Nomor: 1 tahun 1988 tanggal 21 Januari 1988, pasal 1 berbunyi “Hari Jadi Kota Samarinda ditetapkan pada tanggal 21 Januari 1668 M, bertepatan dengan tanggal 5 Sya’ban 1078 H” penetapan ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan hari jadi kota Samarinda ke 320 pada tanggal 21 Januari 1980.



 

Selasa, 27 September 2011

Perbedaan dan persamaan tipe data Char dan Varchar


Tipe data Char adalah tipe data karakter yang panjangnya tetap (fixed-length). Jadi ketika kita misalnya membuat tabel dan mendeklarasikan suatu tipe data Char dengan panjang 5 karakter. Maka SQL Server akan mengalokasikan memori pada media penyimpanan sebanyak panjang karakter yang kita deklarasikan.

Walaupun nantinya ketika terjadi penambahan atau perubahan data pada tabel tersebut panjang karakternya kurang dari 5, SQL server akan tetap menyimpannya dengan panjang 5 karakter. Jika kita melihat kasus tadi, dimana data yang kita masukkan panjang karakternya kurang dari panjang karakter yang telah kita deklarasikan sebelumnya maka SQL server akan menambahkan karakter kosong atau spasi dibelakang. Sebagai contoh, misalkan deklarasi tipe data suatu field/kolom pada sebuah tabel adalah char(5), lalu ketika terjadi penambahan atau perubahan, data yang akan kita masukkan panjang karakternya hanya 3, SQL Server akan tetap menyimpan data dengan panjang 5 karakter untuk data itu dengan menambahkan 2 buah karakter kosong dibelakangnya. Akan tetapi jika panjang karakter dari data yang akan kita simpan melebihi panjang dari karakter yang kita deklarasikan maka SQL server akan memberikan pesan error dan data tidak bisa disimpan.

Lalu bagaimana dengan tipe data Varchar. Tipe data Varchar adalah tipe data karakter yang panjangnya tidak tetap (variable-length). Mungkin bisa dibilang kebalikan dari tipe data Char. SQL server akan mengalokasikan memori pada media penyimpanan sepanjang karakter yang akan kita simpan. Misalnya kita membuat tabel dengan mendeklarasikan suatu field/kolom dengan tipe data Varchar dengan panjang 15 karakter, maka SQL server tidak akan serta merta mengalokasikan 15 karakter pada setiap kali terjadi penambahan atau perubahan data, akan tetapi dia akan melihat terlebih dahulu panjang karakter dari data akan kita simpan. Misalkan data yang kita simpan panjang karakter nya hanya 5, maka SQL server hanya akan mengalokasikan 5 karakter pada media penyimpanan, tidak 15 karakter. Lalu bagaimana jika kita menyimpan data yang karakter nya lebih panjang dari karakter yang kita deklarasikan pada field/kolom yang kita buat pada tabel. Seperti contoh diatas kita mendefinisikan suatu field/kolom dengan tipe data Varchar sepanjang 15 karakter dan ketika terjadi perubahan data panjang karakternya lebih dari itu, biasanya sih SQL Server akan menghasilkan pesan error dan data tidak dapat disimpan.

Persamaan antara tipe data Char dan Varchar yaitu keduanya sama-sama memliki kapasitas maksimum penampungan karakter sebanyak 255 karakter.

Membuat Koneksi PHP Ke MYSQL

Pada Postingan kali ini saya akan Menjelaskan tentang Koneksi PHP ke MYSQ. Langsung aja: 

Pertama-tama kita akan membuat script koneksi PHP ke MySQL
$hostmysql = “localhost”;
$username = “mysql_username”;
$password = “mysql_password”;
$database = “nama_database”;

$conn = mysql_connect(”$hostmysql”,”$username”,”$password”);
if (!$conn) die (”Gagal Melakukan Koneksi”);
mysql_select_db($database,$conn) or die (”Database Tidak Diketemukan di Server”); ? >

Untuk mempermudah, simpan file tersebut dengan nama connect.php , agar jika terdapat script PHP yang memerlukan untuk terkoneksi dengan database, dapat dengan mudah memanggilnya.
Penjelasan Script koneksi PHP ke MySQL:

a. mysql_connect dipergunakan untuk membuat koneksi menggunakan PHP ke server MySQL. Data untuk hostname, mysql username, dan password yang digunakan telah dideklarasikan oleh variabel $hostmysql, $username, $password.
Penulisannya pada script akan sama dengan:
mysql_connect(”localhost”,”username”,”password”);
b. mysql_select_db dipergunakan untuk memilih database yang akan digunakan.
c. if (!$conn) die (”Gagal Melakukan Koneksi”); jika terjadi kegagalan dalam melakukan koneksi (!$conn), maka akan muncul pesan kesalahan Gagal Melakukan Koneksi
Setelah itu kita akan membuat tabel MySQL

mysql_query(”CREATE TABLE user (
namadpnVARCHAR(20),
namablkg VARCHAR(20),
negara VARCHAR(20))”); ?>

Penjelasan:
1. include (”connect.php”); kita gunakan untuk mengikutkan sebuah file (contoh file connect.php).
2. mysql_query
perintah ini memiliki format umum yakni ysql_query(string dari query).
Script dibawah ini dipergunakan untuk membuat tabel

include (”connect.php”);
$insert = “INSERT INTO users (type,firstname,lastname)
VALUES (’User,’Budi’,’Utomo’)”;
mysql_query($insert) or die (”tidak dapat menulis pada tabel”);?>



Script dibawah ini dipergunakan untuk menampilkan data dari tabel
$query = “SELECT * FROM user”;
$result = mysql_query($query);
$numrows = mysql_num_rows($result);
while($row = mysql_fetch_array($result)){
echo “Total: $numrows
”;
echo “Tipe: $row[type]
”;
echo “Nama Depan: $row[firstname]
”;
echo “Nama Belakang: $row[lastname]“;
} ?>


Demikian cara membuat koneksi PHP ke MYSQL, semoga bermanfaat dan selamat mencoba :)

Koneksi PHP MYSQL dengan Adobe Dreamweaver

Kesempatan kali ini saya akan posting tentang Cara mengKoneksikan PHP MYSQL dengan Adobe dreamweaver. langsung aja nih langkah - langkahnya:

Langkah pertama adalah, membuat folder web yang akan anda buat di server lokal, misalkan C:\xampp\htdocs\myweb(sesuaikan dengan proyek yang anda buat). Saya menggunakan server localhost Xampp, anda mungkin ada yang menggunakan Apache, AppServ, dll. Tidak ada masalah dengan server lokal yang digunakan.

Langkah Kedua, buka aplikasi Dreamweaver, lalu definisikan situs yang akan anda buat, (ingat…akan lebih baik jika anda melakukan hal pada langkah pertama). Caranya, setelah halaman dreamweaver terbuka klik pada menu paling atas yaitu menu Site (alt+S). Pilih New Site, lalu pilih Categori Local Info
12
untitled-2
site name : diisi dengan nama project
Local root folder : definisi project anda berada
Kemudian menuju Category berikutnya yaitu Remote Info
untitled-3
keterangan :
Access : diisi dengan Local/Network
Remote folder : sama dengan Local Root Folder
Category berikutnya adalah Testing Server
keterangan :
Server Model : tentunya PHP MYSQL
Access : Local/Network
Testing Server Model : idem dengan Remote Folder
URL Prefix : isikan nama project anda
Kemudian langsung klik OK, akan muncul semacam eksplorer kecil yaitu dimana nantinya file-file anda akan disimpan.
Langkah Ketiga, adalah menghubungkan database dengan halaman PHP anda. Caranya pada menu paling atas klik Windows (alt+W), lalu pilih database, akan muncul windows properties database, setelah muncul klik tanda plus (+) dibawah tab databases, muncul form untuk mengisi settingan koneksi anda. Kalau tanda plus (+) belum aktif buatlah halaman baru dengan cara klik File > New
untitled-6
untitled-7
keterangan :
Connection Name : diisi dengan nama koneksi, akan lebih baik bila disesuikan dengan nama project
MYSQL Server : tentunya Localhost
User Name : root (sesuai dengan user database MYSQL anda)
Password : password anda
Databases : pilih database-nya
Nah sampai pada langkah ini anda berhasil membuat konfigurasi koneksi dengan database MYSQL, untuk lebih meyakinkan klik tombol Test, kalau muncul “Connection was made succesfully.” berarti koneksi sudah berhasil, tapi kalau tidak berarti ada kesalahan dalam settingan databasenya. Kemudian klik OK. Nama koneksi yang anda buat akan muncul dalam Databases (seperti gambar di bawah).
untitled-81
untitled-9

Demikian cara - cara mengKoneksikan PHP MYSQL dengan Adobe dreamweaver. Sekian dan terima Kasih. Semoga bermanfaat :)